Sekdakab Sumenep Imbau Masyarakat Tidak Percaya 'Calo' di Seleksi PPPK dan CPNS 2024

Foto: Sekdakab Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si. saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya
818
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan membuka seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si., Selasa (14/05/2024).

Menurutkanya, rekrutmen PPPK dan CPNS tahun 2024, direncanakan bakal dilaksanakan antara bulan Juli dan Agustus.

"Semoga segera terlaksana seleksi PPPK dan CPNS ini," ujar Sekdakab Sumenep, saat dikonfirmasi media inu diruang kerjanya.

Namun begitu, Sekdakab Sumenep menghimbau dan mewanti - wanti masyarakat, agar tidak mempercai jasa para calo yang biasa mengiming - imingi para korbannya, dengan modus bisa meloloskan mereka saat tes seleksi PPPK dan CPNS, yang dibuka dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemen-PSN RB).

"Kami mengimbau masyarakat di Kabupaten Sumenep 'waspada modus para calo' sebab dengan adanya kabar penerimaan PPPK dan CPNS yang sebentar lagi akan dibuka, tidak menutup kemungkinan akan dimanfaatkan oleh oknum tertentu (calo red) yang biasa mengiming-imingi calon maupun keluarga peserta tes seleksi tes, dengan modus bisa meloloskan mereka menjadi abdi negara. Tidak ada yang bisa menolong peserta tes seleksi kecuali dirinya sendiri," tegas Sekda Edy.

Sekda mengungkapkan pada penerimaan PPPK dan CPNS tahun 2024, Kabupaten Sumenep mendapat kuota 420 orang. Meliputi 46 formasi CPNS dan 374 untuk PPPK.

"Jumlah formasi memang lebih banyak PPPK dibandingkan dengan CPNS. Itu karena kebutuhan dan tenaga kontrak di Sumenep masih banyak. Kami ingin PPPK yang kontrak harus segera habis,” tuturnya.

Seleksi berdasarkan surat dari Menteri PAN-RB terkait kebutuhan ASN di lingkungan Pemkab Sumenep. Kuota CPNS terdiri atas 21 tenaga kesehatan dan 25 tenaga teknis.

Tenaga kesehatan itu terdiri atas dokter spesialis dan apoteker. Sedangkan tenaga teknis bisa menyangkut akuntan, auditor, tenaga komputer, dan sebagainya.

Kemudian untuk PPPK yakni 203 tenaga guru 46 tenaga kesehatan dan 125 tenaga teknis.

"Kuota yang disetujui Menteri PAN-RB sesuai dengan usulan Pemkab Sumenep. Segera siapkan diri untuk ikut seleksi PPPK dan CPNS ini. Karena yang bisa menolong untuk lulus hanya dirinya sendiri," ungkap Sekda.

Penulis     :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Jember- Karnaval dalam rangka memperingati HUT RI ke-79 sukses menarik perhatian ribuan warga Desa Suren, Kecamatan Ledokombo,...

MEMOonline.co.id, Sumenep- 100 Kalender Event yang digagas Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep tahun 2024 menimbulkan...

MEMOonline.co.id, Jember- Masih dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember...

MEMOonline.co.id, Jember- Pembangunan rabat beton di Dusun Lengkong Toko, Desa Mrawan, Kabupaten Jember, yang masih tergolong baru, kini menuai...

MEMOonline.co.id, Jember- Proyek pengaspalan jalan di Dusun Lengkong Toko, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, menuai keluhan dari warga...

Komentar