![](/img/full/?file=1549883300-lanyalla.jpg)
MEMOonline.co.id, Sumenep - Ketua Umum Kamar Dagang Industri (Kadin) Jawa Timur, AA La Nyalla Mahmud Mattaliti, menemui Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi, dan mengadakan pertemuan di Rumah Dinasnya, di Jl. Dr. Cipto Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (11/2/2019).
Namun begitu, meski saat ini sudah mendekati Pemilu 2019, pertemuan dua orang penting tersebut bukan bertujuan untuk membahas Pemilu 2019, apalagi soal dukungan pada salah satu calon.
Melainkan mereka berbicara mengenai percepatan perkembangan industri 4.0. Program inu meripakan salah satu program yang dicanagkan oleh Presiden Joko Widodo.
La Nyalla mengatakan diluncurkannya era industri 4.0, masyarakat dituntut melakukan implementasi di kehidupan sehari-hari, termasuk kegiatan kantor usaha dan industri.
"Setiap minggu kami melakukan pendampingan kepada UMKM se-Jawa Timur. Ini dilakukan untuk mempercepat era industri 4.0 yang merupakan program pak Jokowi," katanya pada sejumlah media saat ditemui di Rumah Dinas Wakil Bupati Sumenep.
Era Industri 4.0 saat ini peran administari sangat penting, karena banyaknya persaingan, terutama peran administrasi perkantoran yang turut andil dalam menentukan keberhasilan perusahaan ataupun pemerintahan.
Setiap perkantoran, lanjut La Nyalla, harus bisa merencanakan, mengorganisir serta mengontrol seluruh pekerjaan dengan baik, agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat.
"Itulah sebabnya kenapa industri 4.0 ini harus segera diterapkan di semua wilayah. Pengelolaan perkantoran harus segera beralih dari manual ke digital yang berbasis teknologi informasi," terangnya.
Sementara itu Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan terus berupaya untuk memperbaiki sistem disegala lini. Bahkan dirinya mengaku siap jika industri 4.0 diterapkan di Sumenep.
Apalagi kata dia, mulai tahun ini Sumenep telah menerapkan sistem keuangan non tunai.
Bahkan saat ini kata dia, Pemerintah Daerah sedang melakukan berbagai terobosan menuju industri 4.0 tersebut.
"Termasuk kesiapan dari unsur SDM masyarakat kami sedang gencarkan," tegasnya. (Ita/diens)